Wednesday, November 14, 2007

Game Played

Football Manager 2008 sememangnya banyak perbezaan dengan game2 manager yang lain. Game ni akan membuatkan kita rasa seolah2 kita Mr. Manager yang sebenar. FM2008 banyak menutup kelemahan yang ada pada FM2007. There are lots of other nice little additions - budget adjusting has always been something that I've craved as I built up huge transfer surpluses without being able to offer anyone big wages. The scouting has improved, with the knowledge of scouts of different areas playing a part when you want to unblock some attributes of an obscure Arsenal reserve player. The match engine is better, and what small bugs there are will undoubtedly be ironed out by patches.

After finding much enjoyment playing Football Manager 2007, i felt it my duty to buy FM 08. Not only was it better than FM 07, it opened my eyes to a footballing world i thought i knew deeply. FM 08 offers managers so many choices, now with better player interaction, better financial control, a deeper scouting database, detailed and accurate player attributes - the game could not have been made better. The data editor allows users to create teams and players of their own imagination

I was playing as Arsenal one game you'll beat Man Utd 2-0 and then next you'll be 3-0 down to portsmouth in the first 15 minutes and there is nothing you can do.

So, for those yang still tak beli lagi this game. Just find it at The Mines shopping complex. No more demo game. Hehehehe....

Monday, October 8, 2007

Suasana Bulan Puasa

Masa ni baru balik dari opis.. Terus ke Taman Warisan.. Tunggu waktu berbuka.. Muka masing2 muka seposen sebab kelaparan.. Hehehe


Juadah pertama aku di KFC idaman ku selalu.. Ada kuah sate.. Sup poppers.. Dan yang melegakan tekak yang dahagakan air.....Sirap Ros.... huh......
Kucing mak aku yang berpuasa jugak.. sian dia... namanya cececik... hehehe

Monday, October 1, 2007

Tentang Waktu

Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan.
Ambillah waktu untuk bermain, itu adalah rahsia dari masa muda yang abadi.
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan.
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan.
Ambillah waktu untuk mencintai dan dicintai, itu adalah hak istimewa yang diberikan Tuhan.
Ambillah waktu untuk bersahabat, itu adalah jalan menuju kebahagiaan.
Ambillah waktu untuk tertawa, itu adalah musik yang menggetarkan hati.
Ambillah waktu untuk memberi, itu adalah membuat hidup terasa bererti.
Ambillah waktu untuk bekerja, itu adalah nilai keberhasilan.
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga.
HAMKA

Sunday, September 30, 2007

Winning Eleven Challenge

Winning Eleven League dah dua minggu berlalu. So, bagi sesiapa yang ingin merasakan kehangatannya, sila klik di wechallenges

Tuesday, September 25, 2007

CINTA SETANGKAI RANTING DAN SEBATANG POKOK

Suatu ketika Plato berbicara dengan gurunya. Plato bertanyakan makna cinta dan gurunya pun menjawab: "Masuklah ke dalam hutan, pilih dan ambillah satu batang ranting yang menurutmu paling baik, tetapi engkau haruslah berjalan ke depan dan jangan kembali ke belakang. Pada saat apabila kau sudah memutuskan pilihanmu, keluarlah dari hutan dengan ranting tersebut.

Maka, masuklah Plato ke dalam hutan dan keluarlah Plato tanpa membawa sebatang ranting pun. Gurunya bertanya, maka jawab Plato: "Saya sebenarnya sudah menemukan ranting-ranting yang bagus, tetapi saya berfikir barangkali mungkin terdapat ranting yang lebih baik. Tetapi setelah saya berjalan ke hadapan, ternyata ranting yang saya sudah tinggalkan tadilah yang terbaik. Maka saya keluar hutan tanpa membawa apa-apa.

Guru itu pun berkata : "Itulah cinta". Lalu Plato pun bertanya apa makna perkahwinan. Guru pun menjawab: "Sama seperti ranting tadi, namun kali ini engkau haruslah membawa satu pohon yang kau fikir paling baik dan bawalah keluar dari hutan." Maka masuklah Plato ke dalam hutan dan keluarlah Plato dengan membawa pohon yang tidak terlalu tinggi juga tidak terlalu indah.

Gurunya pun bertanya, maka jawab Plato: "Saya telah dapati pohon yang paling indah daun dan besar batangnya. Tetapi tidak dapat saya memotongnya dan sudah pastilah saya tak mampu membawanya keluar dari dalam hutan. Akhirnya saya tinggalkan. Kemudian saya temukan pohon yang tidak terlalu buruk, tidak terlalu tinggi dan saya fikir mampu membawanya kerana mungkin saya tidak akan menemukan pohon seperti ini di depan sana."

" Akhirnya saya memilih pohon ini kerana saya yakin boleh merawat dan menjadikannya indah". Lalu sang guru berkata : "Itulah makna perkahwinan. Begitu banyak pilihan di depan kita seperti pohon-pohon beserta rantingnya di dalam hutan, tetapi kita mesti menentukan satu pilihan dan bila terlalu memilih, tidak satu pun akan kita dapati."

Kerana kesempatan itu hanya datang sekali dan kita harus maju seperti waktu yang bergerak ke depan yang tidak pernah tersimpan pada hari kelmarin dan bersemayam pada masa lalu kita.